Sabtu, 02 Juni 2012

MAKNA SAHABAT


MAKNA SAHABAT

Suasana pagi cerah di SMP PELITA HARAPAN mengiringi sebuah kisah ke -4 sahabat dengan karakter yang berbeda-beda.Namun perbedaan tersebut tidak menjadikan mereka ber -4 berselisih,tetapi menjadikan mereka mascot dalam persahabatan sejati. Chaca, Viera , Bintang , dan Chesa  itulah nama mereka.Mereka selalu kompak dan tampak ceria setiap hari.Jadi tidak heran jika mereka memiliki ribuan teman. Tetapi di samping mereka punya banyak teman ada 2 anak yang sangat membenci persahabatan mereka ber- 4,lebih tepatnya sebagai musuh ke- 4 sahabat tersebut.Mereka  adalah Veronica dan Patricia.Pagi itu ke- 4 sahabat tersebut berbincang-bincang sambil berjalan di koridor sekolah.
Chesa : ”Hey,sob.sebentar lagi kita UAN nich,pastinya waktu untuk kumpul-kumpulkita akan tersita buat belajar.Gimana nich”?
Viera:”Iya bener juga sa,jadwal kita bakalan jungkir balik gara-gara persiapan UAN.jadwal shopping,ke               salon,creambath,manypady,dan pastinya jadwal kencan bareng bakalan ancur.aduch,bias-bisa rambut aju rontok nich.”
Chaca:”Gag segitunya kali,tergantung kita juga.jika kita rajin menabung ilmu,maka kita tidak akan sibuk belajar.”
Viera:”Ah,loe ini cha,mentang-mentang anak pintar jadi sok ceramah.huh nyebelin.”
Chesa:’’Sudah-sudah jangan berdebat,apa yang di omongin chaca itu ada benernya juga.coba dech kalian bayangkan jika kita rajin belajar kita tidak perlu sibuk-sibuk mikirin UAN,hitung-hitung siap senjata dulu sebelum perang.enjoy aja lagi bener gak?’’
Viera:’’Iya-iya bu guru.belum masuk kelas aja udach dapat ceramah dari bu chaca dan bu chesa,capek dech.’’
Bintang’’Ha…ha…ha viera-viera dari dulu penyakit marah kamu gak sembuh-sembuh yach.”
(dengan nada ngambek)
Chaca:’’Maklumlah dia inikan the queen of angry in the world.’’
Viera:’’Chaca ini sukanya kok ngejelekin aku terus.kalau ngefans sama aku bilang aja dech.’’
Cahca :  ‘’Ih,gak banget dech.’’

(Bel masuk kelas berbunyi,merekapun langsung masuk kelas)     
Viera : “ Cha, akhir- akhir ini lo kok berubah banget ya? Sampai- sampai sahabat sendiri dilupain. “
Chaca : “ Sorry deh. Akhir- akhir ini gue sibuk ngerjain tugas, les, and belajar buat persiapan UAN nanti.”
Chesa : “ Yakin lo gak bohong sama kita ? “
Chaca : “ Eeemmm….Beneran kok. Masak sih kalian gak percaya sama sahabat sendiri.”
Viera : “ Bukan gitu, akhir-akhir ini kita liat lo pulang lebih awal, kalo kita ajak kumpul –kumpul, lo ada                   aja alasan inilah, itulah, hp lo juga gak pernah aktif.”
Bintang : “ Ya,jujur aja lagi.”
Chaca : “ Nggak ada apa-apa kok guys. Sudah jangan dibahas. Kayak gak ada topic lain aja. “
Chesa : “ Lo kenapa sih Cha? Cerita donk sama kita .”
Viera : “ Ayo donk Cha cerita sama kita.”
Chaca : “ Gue gak kenapa- kenapa kok guys. Kenapa kalian gak percaya?”
Bintang : “Iya-iya kita percaya kok sama lo.”

(Saat pulang sekolah Chesa, Viera , dan Bintang berkumpul dirumah Bintang.)
Viera : “ Guys gue kasihan nih sama Chaca, kenapa dia jadi les terus ya akhir- akhir ini ?”
( Dengan wajah memelas)
Bintang : “ Emang lo punya rasa kasihan ?”
( Dengan nada meledek.)
Chesa : “ Sudah lah gak usah berantem terus.”
Bintang : “ Ya aku tahu, sorry deh.”

(Keesokan harinya Viera, Chesa, dan Bintang menghampiri Chaca yang sedang duduk termenung didalam kelas.)
Bintang : “ Woooiii…….”
( Seraya mengagetkan Chaca.)
Chaca : “ Apa-apaana kalian ini , bikin gue kaget aja! By the way….gue boleh gak tanya sama kalian?”
Bintang : “ Emang mau tanya apa?”
Chaca : “ Kenapa sih akhir-akhir ini kalian pada sibuk sendiri and gak peduliin gue?”
Viera : “ Whattt??Bukannya lo yang menjauh dari kita??!!!”
Chaca : “ Kenapa kalian jadi ngebalikin fakta?”
( Dengan nada marah. Menggebrak meja dan langsung pergi.)
Viera : “ Kenapa sih tuh anak berubah banget?kesambet kali yaa?”

(Di depan kelas Chaca beremu dengan Veronica dan Patricia ,tetapi anehnya Chaca ,Veronica dan Patricia berjalan begitu akrab )
Veronica :” Lo kenapa ,Cha ?
Chaca : ‘’Gue lagi sebel ma temen-temen gue .”
Veronica : “Emang ada masalah apa ?”
Chaca :”Udahlah ,gue sekarang lagi males bahas .”
Veronica : “Ya udah kalau gitu kita ke kantin aja .”
Patrcia ,Chaca : ‘’ Yuuuk …’’

(Disuatu sore Viera,Bintang,dan Chesa berkumpul dirumah Viera.)
Viera :”Eh Chaca mana?”
Bintang : “Nggak tau tuh dari tadi nggak bias dihubungin.”
Chesa : “ya udah kalau gitu ,gue telpon nomer rumahnya.”
(Kring…kring,telpon rumah Cacha berdering)
Chesa :”Halo…Chaca ada?”
Chaca :” Ya ini gue Chaca,nie siapa?”
Chesa : “Nie gue Chesa,ikut yuuk?”
Chaca : “Emang mau kemana?”
Chesa : “Kemana gitu?itung itung refresing?”
Chaca : “Sorry gue gak bisa,ada les tambahan. Udah dulu ya …..”
(Tit…tit…tit)
Chesa : “Huft,,,kok langsung ditutup sichh?”
Viera : “Gimana?”
Chesa : “Katanya gak bias,ada les tambahan.”
Bintang : “Ya udah,kita jalan bertiga aja?”
(Akhirnya mereka bertiga tanpa Chesa?
Viera : “Eh….liat tuch…kayak Chesa dech?”
Bintang dan Chesa : “mana…mana?”
Viera : “Sama siapa tuch?”
Bintang : “Kayaknya sama Patricia dan Veronica dech?”
Viera:  “Kita ikutin yuuk?”
(Terlihat Veronica,Patricia dan Chesa berjalan bersama dengan begiyu akrab)
Veronica :”Kenapa sich lo sekarang jalan sama kita? Gak sama mereka lagi?”
Chesa : “Mereka sekarang udah nggak ngertiin and selalu pojokin gue.”
Patricia: “Trus kenapa lo deketin kita ?”
Chaca :” Karena kalian berdua lebih baik dari mereka.”
Veronica : “Bukannya dari dulu lo and temen-temen lo gak suka ma kita and musuhin kita? “
Chaca : “Gue nyesel ikut-ikut mereka musuhin kalian.”
Patricia : “ Akhirnya lo sadar juga kalo kita lebih baik dari mereka.”
(Patricia dan Veronica tersenyum puas )

( Akhirnya Chesa, Bintang dan Viera memutuskan untuk ke rumah Patricia sepulang sekolah )
Viera,Bintang, dan Chesa :” Assalamu’alaikum”
Viera :” Spada, spada, spada …”
( Sambil mengetuk pintu )
Patricia : “Berisik banget sich. Mau apa kalian kesini?”
( Dengan nada marah)
Chesa :”Kami kesina dengan niat baik.”
Viera :” Kami kesini Cuma mau tanya masalah Chaca.”
Patricia : “Emang ada apa dengan Chaca?”
Bintang : “Udah deh, gak usah belagak gak tau!”
Patricia : “Jadi cuma masalah Chaca, kalian sampai datang kesini! “
Bintang :” Udah deh, gue gak butuh pendapat lo. Gue Cuma butuh jawaban lo.”
Patricia :” Trus lo mau gue crita darimana???”
Viera : “Sampai keakar-akarnya lah!”
(Tiba-tiba Veronica dating)
Veronica :” Cia, ngapain mereka kesini ?”
Patricia : “Cuma mau nanyain masalah Chaca.”
Viera : “Udah cepet, salah satu dari kalian harus ngejelasin tentang Chaca!”
(Akhirnya Patricia dan Veronica ngejelasin masalah Chaca kepada Chesa, Viera, dan Bintang. Setelah itu mereka bertiga pergi untuk menemui Chaca)
Chesa :” Assalamu’alaikum…”
Chaca : “Wassalamu’alaikum. Ngapain kalian kesini !!!”
Bintang :” Cha, kita udah tau semuanya dari Patricia dan Veronica. Kita semua mau minta ma’af sama lo. Karena mnurut lo, kita semua akhir-akhir ini kurang perhatian dan bersikap dingin sama lo.”
Chesa : “Cha, lo mau kan ma’afin kita dan tetap jadi sahabat kita?”
Viera : “Cha… Please, ma’afin kita ..”
Chaca :” Ya, gua juga minta ma’af ke kalian karena gua akhir-akhir ini bersikap kasar dan kekanak-kanakan.”
Chesa : “Ya Cha. Kita semua saying lo Cha…!!!”
Bintang : “ Nah gitu donk. Kita tuh emang ditakdirin jadi sahabat buat selama-lamanya.”
Viera : “ Sahabat……………????”
Bintang : “Sahabat….”
Chesa : “ Sahabat …..”
Chaca : “Sahabat…”
Viera, Bintang, Chesa , dan Chaca : “Selamanya……….”

SELESAI

Tidak ada komentar: