MAKNA SAHABAT
Suasana
pagi cerah di SMP PELITA HARAPAN mengiringi sebuah kisah ke -4 sahabat dengan
karakter yang berbeda-beda.Namun perbedaan tersebut tidak menjadikan mereka ber
-4 berselisih,tetapi menjadikan mereka mascot dalam persahabatan sejati. Chaca,
Viera , Bintang , dan Chesa itulah nama mereka.Mereka selalu kompak dan
tampak ceria setiap hari.Jadi tidak heran jika mereka memiliki ribuan teman.
Tetapi di samping mereka punya banyak teman ada 2 anak yang sangat membenci
persahabatan mereka ber- 4,lebih tepatnya sebagai musuh ke- 4 sahabat
tersebut.Mereka adalah Veronica dan Patricia.Pagi itu ke- 4 sahabat
tersebut berbincang-bincang sambil berjalan di koridor sekolah.
Chesa : ”Hey,sob.sebentar lagi kita
UAN nich,pastinya waktu untuk kumpul-kumpulkita akan tersita buat
belajar.Gimana nich”?
Viera:”Iya bener juga sa,jadwal kita
bakalan jungkir balik gara-gara persiapan UAN.jadwal shopping,ke
salon,creambath,manypady,dan
pastinya jadwal kencan bareng bakalan ancur.aduch,bias-bisa rambut aju rontok
nich.”
Chaca:”Gag segitunya kali,tergantung
kita juga.jika kita rajin menabung ilmu,maka kita tidak akan sibuk belajar.”
Viera:”Ah,loe ini
cha,mentang-mentang anak pintar jadi sok ceramah.huh nyebelin.”
Chesa:’’Sudah-sudah jangan
berdebat,apa yang di omongin chaca itu ada benernya juga.coba dech kalian
bayangkan jika kita rajin belajar kita tidak perlu sibuk-sibuk mikirin
UAN,hitung-hitung siap senjata dulu sebelum perang.enjoy aja lagi bener gak?’’
Viera:’’Iya-iya bu guru.belum masuk
kelas aja udach dapat ceramah dari bu chaca dan bu chesa,capek dech.’’
Bintang’’Ha…ha…ha viera-viera dari
dulu penyakit marah kamu gak sembuh-sembuh yach.”
(dengan nada ngambek)
Chaca:’’Maklumlah dia inikan the queen
of angry in the world.’’
Viera:’’Chaca ini sukanya kok
ngejelekin aku terus.kalau ngefans sama aku bilang aja dech.’’
Cahca : ‘’Ih,gak banget
dech.’’
(Bel masuk kelas berbunyi,merekapun
langsung masuk kelas)
Viera : “ Cha, akhir- akhir ini lo kok
berubah banget ya? Sampai- sampai sahabat sendiri dilupain. “
Chaca : “ Sorry deh. Akhir- akhir
ini gue sibuk ngerjain tugas, les, and belajar buat persiapan UAN nanti.”
Chesa : “ Yakin lo gak bohong sama
kita ? “
Chaca : “ Eeemmm….Beneran kok. Masak
sih kalian gak percaya sama sahabat sendiri.”
Viera : “ Bukan gitu, akhir-akhir
ini kita liat lo pulang lebih awal, kalo kita ajak kumpul –kumpul, lo
ada
aja alasan inilah, itulah, hp lo juga gak pernah aktif.”
Bintang : “ Ya,jujur aja lagi.”
Chaca : “ Nggak ada apa-apa kok
guys. Sudah jangan dibahas. Kayak gak ada topic lain aja. “
Chesa : “ Lo kenapa sih Cha? Cerita
donk sama kita .”
Viera : “ Ayo donk Cha cerita sama
kita.”
Chaca : “ Gue gak kenapa- kenapa kok
guys. Kenapa kalian gak percaya?”
Bintang : “Iya-iya kita percaya kok
sama lo.”
(Saat pulang sekolah Chesa, Viera ,
dan Bintang berkumpul dirumah Bintang.)
Viera : “ Guys gue kasihan nih sama
Chaca, kenapa dia jadi les terus ya akhir- akhir ini ?”
( Dengan wajah memelas)
Bintang : “ Emang lo punya rasa
kasihan ?”
( Dengan nada meledek.)
Chesa : “ Sudah lah gak usah
berantem terus.”
Bintang : “ Ya aku tahu, sorry deh.”
(Keesokan harinya Viera, Chesa, dan
Bintang menghampiri Chaca yang sedang duduk termenung didalam kelas.)
Bintang : “ Woooiii…….”
( Seraya mengagetkan Chaca.)
Chaca : “ Apa-apaana kalian ini ,
bikin gue kaget aja! By the way….gue boleh gak tanya sama kalian?”
Bintang : “ Emang mau tanya apa?”
Chaca : “ Kenapa sih akhir-akhir ini
kalian pada sibuk sendiri and gak peduliin gue?”
Viera : “ Whattt??Bukannya lo yang
menjauh dari kita??!!!”
Chaca : “ Kenapa kalian jadi
ngebalikin fakta?”
( Dengan nada marah. Menggebrak meja
dan langsung pergi.)
Viera : “ Kenapa sih tuh anak
berubah banget?kesambet kali yaa?”
(Di depan kelas Chaca beremu dengan
Veronica dan Patricia ,tetapi anehnya Chaca ,Veronica dan Patricia berjalan
begitu akrab )
Veronica :” Lo kenapa ,Cha ?
Chaca : ‘’Gue lagi sebel ma
temen-temen gue .”
Veronica : “Emang ada masalah apa ?”
Chaca :”Udahlah ,gue sekarang lagi
males bahas .”
Veronica : “Ya udah kalau gitu kita
ke kantin aja .”
Patrcia ,Chaca : ‘’ Yuuuk …’’
(Disuatu sore Viera,Bintang,dan
Chesa berkumpul dirumah Viera.)
Viera :”Eh Chaca mana?”
Bintang : “Nggak tau tuh dari tadi
nggak bias dihubungin.”
Chesa : “ya udah kalau gitu ,gue
telpon nomer rumahnya.”
(Kring…kring,telpon rumah Cacha
berdering)
Chesa :”Halo…Chaca ada?”
Chaca :” Ya ini gue Chaca,nie
siapa?”
Chesa : “Nie gue Chesa,ikut yuuk?”
Chaca : “Emang mau kemana?”
Chesa : “Kemana gitu?itung itung
refresing?”
Chaca : “Sorry gue gak bisa,ada les
tambahan. Udah dulu ya …..”
(Tit…tit…tit)
Chesa : “Huft,,,kok langsung ditutup
sichh?”
Viera : “Gimana?”
Chesa : “Katanya gak bias,ada les
tambahan.”
Bintang : “Ya udah,kita jalan
bertiga aja?”
(Akhirnya mereka bertiga tanpa
Chesa?
Viera : “Eh….liat tuch…kayak Chesa
dech?”
Bintang dan Chesa : “mana…mana?”
Viera : “Sama siapa tuch?”
Bintang : “Kayaknya sama Patricia
dan Veronica dech?”
Viera: “Kita ikutin yuuk?”
(Terlihat Veronica,Patricia dan
Chesa berjalan bersama dengan begiyu akrab)
Veronica :”Kenapa sich lo sekarang
jalan sama kita? Gak sama mereka lagi?”
Chesa : “Mereka sekarang udah nggak
ngertiin and selalu pojokin gue.”
Patricia: “Trus kenapa lo deketin
kita ?”
Chaca :” Karena kalian berdua lebih
baik dari mereka.”
Veronica : “Bukannya dari dulu lo
and temen-temen lo gak suka ma kita and musuhin kita? “
Chaca : “Gue nyesel ikut-ikut mereka
musuhin kalian.”
Patricia : “ Akhirnya lo sadar juga
kalo kita lebih baik dari mereka.”
(Patricia dan Veronica tersenyum
puas )
( Akhirnya Chesa, Bintang dan Viera
memutuskan untuk ke rumah Patricia sepulang sekolah )
Viera,Bintang, dan Chesa :”
Assalamu’alaikum”
Viera :” Spada, spada, spada …”
( Sambil mengetuk pintu )
Patricia : “Berisik banget sich. Mau
apa kalian kesini?”
( Dengan nada marah)
Chesa :”Kami kesina dengan niat
baik.”
Viera :” Kami kesini Cuma mau tanya
masalah Chaca.”
Patricia : “Emang ada apa dengan
Chaca?”
Bintang : “Udah deh, gak usah
belagak gak tau!”
Patricia : “Jadi cuma masalah Chaca,
kalian sampai datang kesini! “
Bintang :” Udah deh, gue gak butuh
pendapat lo. Gue Cuma butuh jawaban lo.”
Patricia :” Trus lo mau gue crita
darimana???”
Viera : “Sampai keakar-akarnya lah!”
(Tiba-tiba Veronica dating)
Veronica :” Cia, ngapain mereka
kesini ?”
Patricia : “Cuma mau nanyain masalah
Chaca.”
Viera : “Udah cepet, salah satu dari
kalian harus ngejelasin tentang Chaca!”
(Akhirnya Patricia dan Veronica
ngejelasin masalah Chaca kepada Chesa, Viera, dan Bintang. Setelah itu mereka
bertiga pergi untuk menemui Chaca)
Chesa :” Assalamu’alaikum…”
Chaca : “Wassalamu’alaikum. Ngapain
kalian kesini !!!”
Bintang :” Cha, kita udah tau
semuanya dari Patricia dan Veronica. Kita semua mau minta ma’af sama lo. Karena
mnurut lo, kita semua akhir-akhir ini kurang perhatian dan bersikap dingin sama
lo.”
Chesa : “Cha, lo mau kan ma’afin
kita dan tetap jadi sahabat kita?”
Viera : “Cha… Please, ma’afin kita
..”
Chaca :” Ya, gua juga minta ma’af ke
kalian karena gua akhir-akhir ini bersikap kasar dan kekanak-kanakan.”
Chesa : “Ya Cha. Kita semua saying
lo Cha…!!!”
Bintang : “ Nah gitu donk. Kita tuh
emang ditakdirin jadi sahabat buat selama-lamanya.”
Viera : “ Sahabat……………????”
Bintang : “Sahabat….”
Chesa : “ Sahabat …..”
Chaca : “Sahabat…”
Viera, Bintang, Chesa , dan Chaca :
“Selamanya……….”
SELESAI


Tidak ada komentar:
Posting Komentar